Pernyataan Sikap PGRI Menolak Calon Kadisdik Dari Luar

Sukabumi,  Global Post

Sebagai organisasi profesi yang merasa ikut bertanggung jawab atas terselenggaranya pengelolaan pendidikan di kab. Sukabumi, pada dasarnya PGRI menolak adanya upaya mendatangkan calon Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sukabumi dari luar.  Hal ini karena bertentangan dengan pembinaan karier PNS.

Pernyataan sikap PGRI ini disampaikan kepada Bupati, dan Sekda kab. Sukabumi sebagai Ketua Baperjakat dalam menempatkan pejabat structural. Terutama calon Kepala Dinas pendidikan.

Pernyataan sikap  dari hasil konsultasi jajaran PGRI yang ditanda tangani oleh Pengurus Cabang Kabupaten dan Ketua serta Sekretaris PGRI 47 kecamatan.  Pada dasarnya dalam menempatkan Kepala Dinas Pendidikan agar memperhatikan jenjang karier yang ada di ruang lingkup Kab. Sukabumi, khususnya di lingkungan Dinas Pendidikan.

Selain itu, calon Kadisdik harus memiliki pemahaman tentang kultur, karakter dan kondisi pendidikan di kab. Sukabumi secara menyeluruh, serta telah mengenal dan dikenal di lingkup pendidikan.

“Itu adalah pernyataan sikap resmi dari PGRI Kab. Sukabumi. Semuanya demi kemajuan pendidikan.  Namun demikian semuanya kembali kepada kebijakan pak Bupati dan pak Sekda,” kata Endang Jakatela, Ketua PGRI Kab. Sukabumi.

Dikatakannya, sebagai organisasi tempat berhimpunnya para guru merupakan mitra instansi pengelola pendidikan, senantiasa ingin turut serta berpartisipasi aktif, dalam memberikan kontribusi terhadap keberhasilan pembangunan.

“PGRI sebagai organisasi bagian integral dari masyarakat merasa perlu menyampaikan saran dan pendapat dan aspirasi anggotanya kepada pak Bupati maupun pak Sekda dalam menentukan kebijakan bidang Pendidikan.  Terutama dalam menempatkan calon Kadis Pendidikan,” kata mantan Assda III bidang Kesra Pemkab Sukabumi itu.

Selama ini ungkap Endang, pihak Pemkab Sukabumi sepertinya memandang sebelah mata kepada eksistensi PGRI dalam menentukan kebijakan bidang pendidikan. Padahal tambahnya, di Pemkot atau di Pemkab daerah lain, PGRI selalu diajak urung rembuk, diminta saran atau pendapat dalam menentukan kebijakan bidang pendidikan.

Untuk itu Endang merasa bangga kepada sikap Wakil Bupati Sukabumi yang pernah meminta saran, pendapat dan dukungan kepada PGRI yang berkaitan dengan keinginan Wakil Bupati akan mendatangkan calon Kadis Pendidikan dari luar.

“Meski niatan Wakil Bupati itu direspon dengan pernyataan sikap PGRI yang intinya menolak calon Kadis Pendidikan dari luar, namun sikap Wakil Bupati itu telah menunjukan jiwa besar terhadap keberadaan organisasi PGRI.  Ini merupakan langkah awal yang baik dari pak Jajuli meski keinginannya bertentangan dengan sikap PGRI,” pungkasnya.   (Hadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s