Baliho KPUD Kab. Demak Renggut Nyawa 1 Orang

Demak, Global Post

Baliho KPU Demak yang dipasang di Jalan Raya Km 9 Dukuh Sidorawuh, Desa Sidogemah-Sayung Kabupaten Demak, tanggal 25 November lalu ambruk dan mengakibatkan tewasnya pengendara motor Sriwati (40) warga desa Blerong-Guntur, yang saat itu sedang melintas dengan kendaraan bermotor merk Lonchini bernomer polisi H. 2275 BN.
Menurut saksi mata Djumbadi (23) warga Karangtengah, saat itu sekitar pukul 17.00 baliho ambruk ke arah jalan. Dia melihat Baliho itu roboh bukan ke arah Timur (yaitu arah ke pohon), tetapi justru ambruk ke arah jalan.

“Walaupun jarak pondasi Bambu hampir 3 meter, namun panjangnya baliho langsung menipa korban. Saat itu kepala korban langsung masuk d isela-sela bambu, karena kecepatan motor cukup tinggi koban tak bisa mengerem motornya, dan lehernya langsung tercekik ol

]Kejadian ini sempat membuat kaget Ketua KPU Demak, Machmud Suwandi. Dengan simpati yang dalam pihaknya menyampaikan rasa belasungkawa, dan sebagai wujud niat tersebut KPU Demak telah mengurusi seluruh administrasi jenasah dari Rumah Sakit Sunan Kalijaga Demak, bahkan sampai proses pemakamannya, serta memberikan santunan kepada keluarga korban.
Machmud mengakui seluruh kecelakaan tersebut merupakan kesalahan dan kelalainnya sebagai Ketua KPU Demak. Diakuinya bahwa ia tidak menyangka bila di Kecamatan Sayung akan ada angin sekencang itu, sehingga membuat Baliho KPU ukuran 6 x 4 meter tersebut roboh. Padahal, Baliho dengan konstruksi bambu tersebut sudah dipancang dan dipaku ke pohon serta diikat dengan kawat.
Ditanya kenapa konstruksi Baliho dibuat dari bambu, Machmud mengatakan karena baliho tersebut sifatnya sementara dengan jadwal sosialisasi kegiatan KPU, maka pihaknya hanya menganggarkan konstruksi dari bambu. Namun dia sudah meminta kesediaan pihak ketiga agar konstruksi itu kuat, dan menjaga keselamatan publik.
Sayangnya Baliho yang ditopang bambu sedalam 80 cm (bukan 30 cm) dan diikat dengan kawat dipohon masih bisa roboh, padahal sejumlah 13 Baliho lainya masih berdiri tegak dan tidak separah kejadian di Sayung. (Sifra&Yosua)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s