Pemkot Semarang Tak Ada Kepedulian Terhadap Banjir Bandang

Semarang, Global Post

Dampak  Banjir Bandang  karena meluapnya sungai Banjirkanal yang ada di kota Semarang , masyarakat  mengungkapkan adanya usulan yang butuh akan kepedulian pemerintah kota setempat, atas bencana Luapan Sungai Banjirkanal pada 9 Nopember 2010 yang lalu.
Hingga saat ini belum juga ada kepeduliannya, padahal kerugian selain yang menimpa warga Kelurahan Panggung Lor, Kecamatan Semarang Utara yang juga menyangkut lembaga pendidikan yang ada di SMAN 14 Semarang.  Yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar terganggu.
Adapun keluhan-keluhan dan laporan-laporan yang Global Post terima dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan  (LPMK), Kelurahan Panggung, Kecamatan Semarang Utara  tepatnya Jalan Kuala Mas Raya No 41 Semarang.  Dengan secara Riil kerugian yang harus di tanggung warga akibat luapan Sungai Banjirkanal, bahwa kejadian tersebut (Banjir-Bandang) itu adalah murni kesalahan manusia.

Menurut Ketua LPMK Drs. R Sugiyanto.SU, pada saat air bah datang akibat terjadinya pembongkaran beberapa bagian tanggul Banjir Kanal Barat oleh pelaksana Proyek Banjir Kanal Barat yang berhadapan dengan wilayah Tanggul Mas, Selo Mas, dan Kuala Mas.

Hal itu mengakibatkan,  Air bah masuk  ke wilayah Tanahmas / Panggung Lor berasal dari luapan Sungai Banjir kanal yang tanggul (Talud) dibongkar oleh pelaksana proyek. Arus paling besar tepatnya di depan SMAN 14 Semarang yang mengakibatkan Tanahmas kebanjiran air dan lumpur yang rata-rata ketinggiannya mencapai 1,5 meter.
Akibatnya, kerugian mencapai Rp 523.558.400,- yang meliputi berbagai macam sarana pendidikan dan yang utama adalah pagar batas keliling halaman sekolah yang roboh dan harus dibangun kembali.
Sementara Drs Wagino Sunarto selaku Kepala Sekolah SMAN 14 masih menunggu kebijakan dari Pemerintah Kota Semarang. Secara Imaterial telah mengakibatkan warga masyarakat sebanyak 14.276 jiwa mengalami kerugian berupa gangguan psikologis sosial dan ekonomi selama 1(satu) Minggu, secara materiil kerugian yang dipikul warga sebesar lebih kurang Rp 8.000.000.000,- ( delapan milyar rupiah), berdasarkan data yang diterima dari 14 Ketua RW di Kelurahan Panggung Lor setelah ditinjau kembali.
Kerugian ini meliputi kerusakan jaringan infrastruktur terutama saluran air di setiap gang, saluran primer maupun sekunder yang menuju kerumah-rumah pompa, 18 pompa P5L yang terpaksam bekerja terus menerus menyedot air lumpur sehingga berakibat sebagian pompa rusak, banyaknya kendaraan roda dua dan empat tenggelam, perlengkapan home industri terendam, dan lain-lain.
Sedangkan korban manusia meninggal 2 (dua) orang  yaitu: Bambang Suharsoyo, warga Kualamas IV No.179 akibat tersengat listrik dan Bambang Suryohendro.SH, warga Tambakmas I /13 akibat terjatuh dan tenggelam.
Maka dalam hal ini, untuk mengingat dan banyak pertimbangan serta desakan dari para pengurus Rt/Rw, sehingga diberanikanlah untuk menyampaikannya aspirasi, khususnya warga Panggung Lor kepada Pemerintah Kota Semarang agar ;
Pelaksana proyek Banjir Kanal Barat diharapkan bertanggung jawab atas kerugian dipikul oleh warga maupun lingkungan, mengingat jauh hari dari para tokoh masyarakat Panggung Lor telah memperingatkan adanya pembongkaran tanggul-tanggul tersebut.
Antisipasi agar kejadian tidak terulang kembali, pengawasan proyek agar ditingkatkan. Khusus untuk Pemerintah Kota Semarang agar peninggian bibir tanggul Buludrainase segera dirampungkan (dahulu dijanjikan akan ditinggikan 60cm, dari pantauan dilapangan tidak lebih dari 40cm) dalam hal ini dapat dicek di lapangan.
Dan pada saat ini proyek berhenti sehingga di Masjid AL Hidayah sampai lokasi Buludrainasi belum dikerjakan, padahal sumber luberan air dari buludrainasi berada disamping Masjid tersebut.
Masyarakat  berharap kepada Wali  Kota agar dapat menjembatani atau memperjuangkan aspirasi warga Kelurahan Panggung Lor, Kec Semarang Utara kepada Pelaksana Proyek. (Yf-Ungke)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s